Suhu ekstrem sebabkan fenomena "frost" atau embun beku di bromo dan semeru
Fenomena tahunan di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yaitu embun es atau bun upas (frost)
yang menyerupai salju dapat dinikmati di beberapa titik. Bun Upas juga
bisa dinikmati di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)
lainnya.
Kondisi tahunan saat pergantian musim hujan ke musim kemarau, membuat
perubahan suhu yang drastis. Sehingga embun yang turun di alam Bromo
mengkristal yang disebut bun upas oleh warga sekitar Bromo. Fenomena embun es yang mirip salju ini sangat diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Bromo.
"Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan. Di daerah Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena tersebut. Untuk kawasan Bromo, embun yang mengkristal akibat
suhu yang sangat dingin itu terjadi di dataran landai, seperti di Lautan
Pasir, Pasir Berbisik dan bukit Savana. Di titik-titik tersebut para
wisatawan dapat menikmatinya dengan leluasa embun upas tereebut," kata
Syarif Hidayat, Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas
TNBTS, Rabu, 26 Juni 2019.
Selain kawasan Bromo, bun upas juga dapat dinikmati di kawasan Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur. Ia menjelaskan embun es pertama kali muncul di Ranu Pane pada 16 Juni lalu. Suhu di kawasan tersebut mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat Celsius.
Selain Ranu Pane, bun upas juga terdapat di Kalimati dan Ranu
Kumbolo. "Butiran es tipis juga tampak di permukaan tenda para pendaki.
Bahkan di Puncak Semeru pernah terjadi lapisan es," jelasnya.
Frost di kawasan penanjakan terdeteksi pada 18 Juni dengan suhu
mencapai 5 hingga 10 derajat Celsius. Di daerah Cemoro Lawang dan Lautan
Pasir pada 17 Juni suhu di kawasan tersebut berkisar 10 hingga 12
derajat Celsius pada siang hari. Jika malam hari suhunya menyentuh 0
derajat Celsius.
Fenomena itu terjadi karena suhu yang turun drastis. Biasanya embun
es terjadi antara pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB, pagi hari. Penurunan
suhu tersebut terjadi karena tekanan angin yang cukup tinggi, kerap
terjadi pada bulan Juni hingga Agustus. Puncaknya sekitar awal dan
pertengahan Juli.
"Pertanian warga sampai terkena es juga. Maka dapat dipastikan
tanaman warga akan mati. Tahun lalu, terjadi di Argosari, Ngadisari, dan
Ranu Pane," ungkap Ariyanto, petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH)
TNBTS.
Fenomena tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Setiap tahun, kehadiran fenomena embun es di Bromo selalu dinanti.
Walaupun, untuk menikmatinya perlu sedikit perjuangan ekstra. Di Bromo,
wisatawan bisa menikmati butiran kristal es dan sensasi dingin ini
menggunakan transportasi ojek kuda, jip, dan ojek motor milik warga
sekitar.
Sumber : Liputan6.com
Penulis : Dian Kurniawan
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ikavvvvvv
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ikavvvvvv
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ikav
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ikav
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Frost atau embun upas
menyerupai es muncul di sejumlah titik di kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu disebabkan oleh cuaca yang sangat
dingin, bahkan menyentuh 0 derajat celSius.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Sarif Hidayat
mengatakan, frost muncul di kawasan Ranupani atau di jalur pendakian
menuju Puncak Gunung Semeru, Cemoro Lawang Lautan Pasir Gunung Bromo dan
kawasan Bukit Penanjakan.
" Fenomena frost atau embun upas sudah dilaporkan teman-teman di
lapangan, di Ranupani, Cemoro Lawang dan Penanjakan dilaporkan sudah ada
fenomena itu," katanya kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2019).
Sarif menjelaskan frost pertama kali muncul di Ranupani pada 16 Juni
lalu. Suhu di kawasan itu mencapai rata-rata 2 hingga 8 derajat celcius.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Ekstrem Sebabkan Fenomena "Frost" Atau Embun Beku di Gunung Bromo dan Semeru", https://regional.kompas.com/read/2019/06/21/13383811/suhu-ekstrem-sebabkan-fenomena-frost-atau-embun-beku-di-gunung-bromo-dan.
Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aprillia Ika
Komentar
Posting Komentar